Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan Tembak Resedivis Pencurian

MEDAN | Eben Pasaribu (33) warga Jalan Sei Mati, Lingkungan 9, Sei Mati, Medan harus menahan sakit di kakinya. Pasalnya, pelaku pencurian ini dilumpuhkan petugas Unit Pidana Umum Satreskrim Polrestabes Medan, karena melakukan perlawanan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari laporan korban Immanuel Christiani Novri S, warga Jalan Coklat, Prumnas Simalingkar, Medan Tuntungan.

Korban yang merupakan pengawai negeri sipil ini dalam laporannya, mengaku telah kehilangan uang Rp260 juta yang berada di dalam mobil. Saat itu, korban sedang berada di Jalan Sutomo Ujung, Medan, tepatnya di tempat jualan APL, Senin (12/11/2018).

“Saat hendak pulang korban melihat pintu depan mobilnya telah rusak. Korban lalu memeriksa isi mobilnya dan uang RP 260 juta yang berada di dalam mobil telah hilang,” katanya, Rabu (12/12/2018).

Baca Juga :   Tim Pegasus Polrestabes Medan Tangkap Pelaku Penganiayaan Kapolsek Patumbak

Dari laporan korban petugas melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku. Dari pelaku disita barang bukti 1 unit sepeda motor Honda Sonic BK 6723 ABW.

“Saat dilakukan pengembangan untuk menunjukkan dimana saja pelaku melakukan aksinya, pelaku melakukan perlawanan. Petugas pun memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kakinya,” ujarnya.

Pelaku mengaku melakukan pencurian bersama rekannya US alias pak Kalip (DPO), TT (DPO) dan SS (DPO). Pelaku mengaku berperan masuk ke dalam mobil dan mengambil uang korban.

“Pelaku mendapat bagian RP50 juta. Uang itu digunakan pelaku untuk membeli sepeda motor,” ucapnya.

Pelaku merupakan resedivisi dalam kasus pencurian pada tahun 2014 di Polsek Medan Kota, dan di vonis 1 tahun 4 bulan. “Pelaku merupakan resedivis. Pelaku kita jerat dengan Pasal 363 KUHPidana,” pungkasnya. [***]

Loading Facebook Comments ...