Tim Pegasus Sat Reskrim Polrestabes Medan Tangkap Empat Pelaku Penganiayaan Kader IPK, Satu Ditembak

MEDAN | Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penganiayaan yang menyebabkan tewasnya seorang kader Ikatan Pemuda Karya (IPK), Jarisman Saragih (22) di Jalan Cemara Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan.

Hingga kini sudah empat pelaku yang ditangkap, dan enam pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Satu dari empat pelaku yang ditangkap diberi tindakan tegas terukur karena melakukan perlawanan.

Keempat pelaku yang ditangkap yaitu Dicky Pranoto alias Black (39) warga Jalan Cemara, Pasar I Lorong II Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Danu Indra alias Komeng (20) warga Jalan Cemara, Pasar I Lorong II Barat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Riki Sugiarto (25) serta Muhammad Padli (23) warga Jalan Pancing II Budi Utomo, Kecamatan Percut Sei Tuan.

“Ada 10 pelaku yang terlibat, empat sudah ditangkap dan enam masih kita lakukan pengejaran. Pelaku Dicky kita beri tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kakinya, karena melawan dan membahayakan petugas,” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, didampingi Kasat Reskrim AKBP Putu Yudha Prawira dan Kanit Pidum Iptu M.Said Husein, Selasa (5/2/2019).

Menurut keterangan para pelaku, kata Dadang, saat itu rekan-rekan korban melintas dengan menggas sepeda motornya. Melihat hal itu, diduga sekelompok orang ini tidak terima dan melihat korban melintas lalu menjadi pelampiasan.

“Untuk kematian korban masih menunggu hasil visum. Ada tujuh butir peluru yang bersarang di dalam perut korban,” ujarnya.

Dadang meminta kepada semua pihak untuk menciptakan ketenangan, dan mempercayakan penegakan hukum terhadap pelaku kepada pihak kepolisian.

Dari pelaku disita barang bukti 1 potong balok kayu, 11 anak panah, 2 senapan angin dan 7 butir peluru.

“Para pelaku dijerat dengan Pasal 338 subsider Pasal 340 subsider Pasal 170 KUHPidana. Ancaman hukumannya seumur hidup,” ujarnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira menegaskan, para pelaku yang masih buron agar segera menyerahkan diri.

“Perlu saya sampaikan dimanapun para pelaku bersembunyi, akan kami kejar. Kami tidak berhenti sampai disini,” pungkasnya. (***)

Loading Facebook Comments ...