Team Pegasus Satreskrim Polrestabes Medan Tembak Penjambret WNA Italia

MEDAN | Team Pegasus Satreskrim Polrestabes Medan mengungkap kasus penjambretan terhadap warga negara asing (WNA) asal Italia Betty Fransisco (45).

Pelaku M Jefri alias Mansyur (33) warga Pasar 10 Tembung ditangkap. Sementara rekannya Madan masih dalam pengejaran (DPO).

Petugas juga menangkap penadah barang hasil jambret, Mardiansyah Lubis alias Dian (39) warga Kecamatan Medan Denai dan Arif Rahman Nasution (22).

“Pelaku M Jefri kita berikan tindakan tegas terukur karena, saat pengembangan pelaku mencoba melarikan diri,” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, didampingi Kasat Reskrim AKBP Putu Yudha Prawira, Jumat (30/8/2019).

Kapolrestabes, mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari laporan korban Betty. Saat itu korban berjalan kaki sambil memegang HP menuju tempat penginapannya di Adi Mulia Hotel pada Rabu (17/7/2019) malam.

“Korban berjalan kaki dari Jalan Kejaksaan Medan menuju Jalan Candi Biara yang merupakan akses menuju belakang Hotel Adi Mulia. Tiba-tiba pelaku yang mengendarai sepeda motor langsung memepet dan merampas HP milik korban,” ujarnya.

Dari pengakuan pelaku, kata Kapolrestabes, HP milik korban dijual pelaku Madan (DPO) kepada Mardiansyah Lubis alias Dian, dan dijual kembali kepada Arif Nasution. “Kedua penadahnya, kemudian diamankan Petugas,” ungkapnya.

Kapolrestabes, menjelaskan, pelaku dan rekannya Madan (DPO) telah 29 kali melakukan aksi kejahatannya di wilayah hukum Polrestabes Medan.

“Pelaku merupakan resedivis tahun 2014 dalam kasus penjambretan yang ditangkap Satreskrim Polrestabes Medan,” jelasnya.

Dari pelaku disita 2 unit Hp, 1 potong baju dan 1 potong celana sebagai barang bukti.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya. (Humas)

Loading Facebook Comments ...