Pegasus Satreskrim Polrestabes Medan Tembak Tersangka Penganiayan yang Tewaskan Kader IPK Tewas

MEDAN | Polisi menangkap tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tewasnya kader OKP IPK Jarisman Saragih. Pelaku Suriono alias Nano tewas ditembak karena melakukan perlawanan.

“Petugas memberi tembakan ke arah dada pelaku sebanyak 1 kali. Pelaku Tewas dalam perjalanan ke rumah sakit Bhayangkara Medan,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha, Minggu (30/6/2019).

Putu mengatakan, awalnya petugas mendapat informasi bahwa tersangka berada di sebuah gubuk/pos yang berada di sekitar rumahnya sedang mengkonsumsi sabu pada Jumat (28/6/2019).

Petugas yang mendapat informasi menuju lokasi dan melakukan penggerebekan. Disitu tersangka terlihat mengambil dan membawa sebuah kampak dan mencoba melarikan diri dengan melompat pagar belakang gubuk tersebut.

“Petugas yang sudah menunggu dari belakang tembok mencoba mengamankan tersangka, namun yang bersangkutan menyerang petugas dengan menggunakan kampak yang dibawanya. Petugas memberikan tembakan peringatan namun tidak diindahkan tersangka,” ujarnya.

Baca Juga :   Satreskrim Polretabes Medan Tangkap Komplotan Pencuri 'Becak Hantu', Dua Pelaku Ditembak

Dari tersangka disita barang bukti 1 senjata Airsoft Gun, 1 parang, 1 kampak, 1 buah alat hisap sabu, 1 bungkus kecil sabu, dan 4 unit HP.

Diketahui, korban Jasirman Saragih baru pulang usai menghadiri pelantikan PAC IPK Kecamatan Medan Timur dan PAC IPK Medan Perjuangan di Lapangan Gajah Mada, Jalan Krakatau Medan pada Sabtu 2 Februari 2019 lalu.

Korban dan beberapa kader lainnya pulang dengan melintas di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Dia tiba-tiba diserang oleh kelompok pemuda lain.

Polisi pun melakukan penyelidikan dan menangkap beberapa tersangka yang terlibat dalam kejadian itu pada Selasa (5/2/2019). Petugas lalu melakukan pengembangan dan menangkap Suriono pada Jumat (28/6/2019). (***)

Loading Facebook Comments ...