Kapoldasu : Polri dan TNI Tidak Bisa Terpecah Belah Oleh Pihak Manapun

MEDAN | Apel gabungan personel TNI dan Polri yang diikuti sekitar 1.500 personel dipimpin Kapoldasu, Irjen Pol Agus Andrianto dan Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah, digelar di depan gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Senin (24/9/2018).

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan, apel gabungan dilaksanakan untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana dalam menghadapi Pileg dan Pilpres 2019. Ia juga mengingatkan agar prajurit TNI dan personel Polri mampu menjalin komunikasi yang baik.

“Polri dan TNI merupakan institusi yang tidak bisa terpecah belah oleh pihak manapun. Mari bersama-sama kita ciptakan Sumut menjadi aman dalam Pilpres 2019,” katanya.

Kapoldasu juga meminta, setiap personel personel yang terlibat untuk dapat memahami tugas dan fungsinya. Setiap petugas yang terlibat pengamanan, agar melaporkan situasi terkini, baik saat ada gangguan atau tidak kepada perwira penanggung jawab yang nantinya akan dilaporkan secara berjenjang.

Baca Juga :   Tim Gabungan Tangkap Begal Sadis di Medan, Dua Tewas Ditembak

“Lakukan pengamanan dengan sebaik-baiknya dengan saling mem-back up situasi agar tidak terjadi hal-hal yang fatal selama pesta demokrasi,” ungkapnya.

Sementara, Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI MSI Fadillah menyebutkan, apel gabungan ini sebagai bentuk sinergisitas TNI Polri untuk menjamin kemananan pemilu Pilpres dan Pileg 2019.

“Kekompakan terus tetap dijalin dari jajaran setingkat Polsek dan Koramil sampai jajaran Mabes TNI dan Mabes Polri. Mari kita bekerja sama, bekerja dengan baik dan tanggung jawab sebagai jaminan keamanan bagi seluruh rakyat,” pungkasnya.

Di akhir apel gabungan, Kapoldasu dan Pangdam I/BB melaksanakan pengecekan pasukan yang juga dihadiri Wakapoldasu, Brigjen Pol Mardiaz Kusin, Dandim 0201/BS, Letkol Inf Yuda Rismansyah, Kapolrestabes Medan, KBP Dadang Hartanto, Danlantamal 1 Belawan, Danlanud Soewondo, para PJU Poldasu dan PJU Kodam I/BB. (RES)

Loading Facebook Comments ...