MEDAN | Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Setyo Mulyadi mendatangi Mako Polrestabes Medan pada Jumat (27/4/2018).

Kedatangannya untuk memberikan apresiasi atas kesigapan polisi menangkap pelaku pelecehan seksual yang terjadi pada anak sekolah di Jalan Talaud beberapa waktu lalu dan sempat viral di media sosial.

“Apresiasi yang tinggi untuk Polrestabes Medan, khususnya juga bapak Kapolrestabes Medan yang dengan cepat menangkap pelaku. Kesigapan ini akan menutup celah bagi calon pelaku kejahatan lainnya. Ini harus menjadi teladan ditempat lain untuk menjadi kepedulian bersama terhadap perlindungan anak,” kata kak Seto panggilan akrabnya.

Seto mengatakan, aksi kekerasan terhadap anak yang ditangani Polrestabes Medan akan menjadi celah bagi kejahatan serupa jika tidak cepat ditangani.

“Hal ini seperti fenomena gunung es, dimana tindak kejahatan di satu tempat kerap dicontoh pelaku kekerasan di daerah lain. Sehingga upaya penanganan yang cepat sangat kita apresiasi. Masyarakat juga harus memiliki kepedulian dan berani melaporkan tindak kekerasan terhadap anak,” ujarnya.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto menjelaskan, Polrestabes Medan dan jajaran akan bersinergi dengan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia, untuk mengungkap kasus kekerasan terhadap anak terutama pelecehan seksual dalam beberapa bulan terkahir yang terjadi di Kota Medan.

“Kedepan sudah dilakukan upaya-upaya mulai dari ferpektiv. Kita akan melakukan kunjungan ketempat tempat relawan, seperti di pantai asuhan kita melakukan interaksi, bekerjasama dengan semua pihak menggalang kekuatan untuk memajukan perempuan dan anak, mulai dari tatanan pendidikan sampai penguatan. Kita juga akan mengadakan perlombaan perlombaan, sehingga memunculkan semangat untuk peduli terhadap anak-anak,” pungkasnya. (RES)

Loading Facebook Comments ...