Jelang Natal & Tahun Baru, Polisi Diminta Tindak Lokasi Hiburan Malam yang ‘Nakal’

MEDAN | Pemko Medan dan Polrestabes Medan diminta untuk menindak lokasi hiburan malam yang melewati jam operasional, terlebih menjadi sarang narkoba.

Lokasi hiburan malam tersebut diduga dapat menggangu kekhusyukan beribadah menjelang perayaan besar Hari Natal dan Tahun Baru.

Hal ini dikatakan Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kota Medan, Sastra SH MKn, Sabtu (1/12/2018). “Instansi terkait (Polrestabes Medan dan Pemko Medan) harus bergerak cepat,” katanya.

Sastra mengatakan, razia juga menyasar dugaan praktik prostitusi, serta pengunjung yang masih dibawah umur.

“Petugas harus mengecek KTP masing masing pengunjung. jiks ada dibawah umur harus diserahkan ke dinas terkait untuk dibina. Pihak berwenang agar berani menindak pemilik maupun pengelola lokasi hiburan malam yang nakal. Jika terbukti adanya pelanggaran, harus disegel atau ditutup sesuai aturan berlaku,” ungkapnya.

Data yang dihimpun, salah satu lokasi hiburan malam yang terindikasi adanya peredaran dan penyalahgunaan narkoba, yakni diskotek/KTV LG di Jalan Nibung Raya, Kecamatan Medan Baru.

Lokasi ini pernah dirazia petugas gabungan dari Satres Narkoba, Sat Reskrim, Sat Intelkam dan Sat Sabhara Polrestabes Medan pada Minggu (21/10/2018) lalu.

Dalam razia itu, petugas mengamankan 200 lebih pengunjung pria dan wanita, bahkan ada yang masih di bawah umur. 3 pengunjung kedapatan membawa narkoba jenis sabu dan pil ekstasi. Sementara 41 pengunjung saat dilakukan tes urine positif menggunakan narkoba.

Namun, pengelola lokasi hiburan malam tersebut tidak ditindak tegas, karena hingga kini masih tetap beroperasi.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo, menegaskan pihaknya akan melakukan penyelidikan di lokasi-lokasi hiburan malam yang buka selama 24, terindikasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta prostitusi.

“Kita akan berkoordinasi dengan Sat Reskrim, Sat Intelkam dan Sat Sabhara Polrestabes Medan guna melakukan penyelidikan. Jika terindikasi menyalahi akan kita tindak tegas,” pungkasnya. (RES)

Loading Facebook Comments ...