Dua Pelaku Penganiayaan Personel Polisi Ditangkap

MEDAN | Tim gabungan Satreskrim Polrestabes Medan dan Polda Sumut menangkap pelaku penganiayaan terhadap Bripka Eric Tambunan, personel Direktorat Reskrimum Polda Sumut. Kedua pelaku adalah MA (33) dan R (27) warga Jalan Zainul Atifin, Kampung Kubur, Medan.

Informasi dihimpun, penangkapan keduanya berawal dari informasi keberadaan pelaku di rumah kerabat MA di Air Molek, Pasir Penyu, Indragiri Hulu, Riau.

Dari informasi tersebut, tim gabungan yang dipimpin Kanit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan, AKP. Rafles Marpaung menuju Air Molek pada 27 April 2018. Namun, tim gabungan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Indragiri Hulu untuk memetakan posisi keduanya.

Pada pukul 18.30 WIB tim yang melihat keduanya keluar dari masjid langsung mengejar dan menangkapnya. Namun, saat diinterogasi pelaku tidak mau memberitahu posisi pelaku lainnya, termasuk tidak mengakui perbuatannya melakukan penganiayaan terhadap Bripka Eric. Kedua pelaku juga mengaku tidak mengetahui bahwa korban adalah polisi.

Baca Juga :   Tim Gabungan Tangkap Begal Sadis di Medan, Dua Tewas Ditembak

Setelah diinterogasi selama delapan jam, pelaku baru mengaku bahwa pelaku penganiayaan berjumlah enam orang, dan salah satunya adalah K (adik dari R) yang bersembunyi bersama mereka.

Tim gabungan kemudian melakukan pengembangan untuk menangkap K. Saat dilakukan pengembangan kedua pelaku berusaha melepaskan diri dari petugas, dengan cara mencekik dari belakang. Petugas pun memberikan tindakan tegas terukur berupa tembakan di kaki kiri keduanya.

Kedua pelaku kemudian dibawa ke Rumah Sakit guna mendapatkan pertolongan. Selanjutnya, kedua pelaku dibawa ke Mapolda Sumut untuk menjalani pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira membenarkan penangkapan kedua tersangka penganiayaan terhadap polisi tersebut.”Benar, sudah 2 yang ditangkap,” pungkasnya. (RES)

Loading Facebook Comments ...